Jakarta, Faktual.Net-Memperingatan Hari Palang Merah Sedunia yang jatuh pada 8 Mei 2020 lalu, dimana pada tahun ini, bertepatan dengan perjuangan kita bersama menghadapi Pandemi COVID-19.
Momentum ini mengingatkan kita pada perjuangan Henry Dunant datam menjaga martabat manusia pada pertempuran di Solverino, sehingga dapat menumbuhkan semangat kita bersama dalam perjuangan menghadapi pandemic COVID-19.
Sudah genap empat bulan lamanya, Indonesia masih terus berjuang menghadapi pandemic Covid-19. Segenap upaya terus dilakukan agar menekan laju penyebaran Novel Corona Virus. Tak hanya tim medis di rumah sakit, PMI sebagai garda terdepan, terlibat langsung dalam pencegahan penyebaran COVID-19. PMI Kota Jakarta Utara melakukan promosi kesehatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), etika batuk dan bersin serta melakukan disinfeksi dengan penyemprotan cairan disinfectant di 713 lokasi di wilayah Kota Jakarta Utara dan telah mendistribusikan paket PHBS sebanyak 30.600 dan akan digenapkan menjadi 40.000 paket yang berisi masker dan sabun cuci tangan.
Serta untuk ikut meringankan beban masyarakat, telah didistribusikan paket sembako sebanyak 3.744 dari sejumlah 9.796 paket yang merupakan bantuan dari PT. PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA) dan PT. Aetra Air Jakarta (Aetra), dan dalam waktu dekat akan dibantu oleh PT. (Persero) Pegadaian sebanyak 1.450 paket sembako untuk masyarakat yang terdampak,penyalurannya dilakukan oleh PMI Kota Jakarta Utara melalui kelurahan.
Secara simbolik, telah dilakukan penyaluran bantuan, pada Rabu, 6 Mei 2020, di Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading oleh Plt Ketua PMI Prov.DKI Jakarta-H. M. Muas ; Walikota Kota Adm. Jakarta Utara Sigit Wijatmoko, selaku Pelindung PMI Kota Jakarta Utara ; Wakil Walikota Kota Administarsi Jakarta Utara selaku Ketua I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 Kota Adm. Jakarta Utara, beserta jajaran, serta sejumlah pengurus PMI Kota Jakarta Utara, Camat Kelapa Gading M. Harmawan dan Lurah Pegangsaan Dua Suci Cintya.
Disisi lain, selama masa pandemik ini Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Jakarta Utara terjadi penurunan perolehan darah lebih kurang 70% dari keadaan normal, terlebih pada saat bulan puasa, sedangkan kebutuhan akan darah bagi pasien demam berdarah, thalassemia juga kebutuhan transfusi darah lainnya meningkat.
Upaya yang dilakukan, sesuai dengan Surat edaran Ketua Umum PMI, untuk pemenuhan kebutuhan darah agar bekerjasama dengan TNI dan Polri, PMI Kota Jakarta Utara telah bekerjasama dengan Lantamal III, Jakarta, Polres Metro Jakarta Utara, DitPolair, Kodim 0502, serta Arhanudse.
Namun ini belum cukup maka melalui Walikota Kota Adminsitrasi Jakarta Utara selaku pelindung PMI Kota Jakarta Utara dan Wakil Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara selaku Ketua Gerakan Donor Darah Sukarela menghimbau Lurah atau Camat untuk menggelar donor darah sukarela di kantor lurah atau camat dan telah di mulai tanggal 4 Mei 2020. (Johan/Amin)
















