
Faktual.Net, Butur, Sultra. – Sering padamnya listrik di wilayah Buton Utara, sejumlah petugas Kesehatan yang bertugas diperbatasan mengalami kendala saat melakukan screning. Hanya bermodal senter android.
Dimana, padamnya lampu dimalam hari yang tidak menentu, sehingga menjadi hambatan untuk melaksanakan berupa pertanyaan digelap gulita. Hal itu seperti yang dirasakan oleh petugas kesehatan PKM Labaraga.
Waode Yuliana, Amd.Kep mengatakan, padamnya listrik setiap malam mengakbitkan kinerja petugas kesehatan tidak maksimal.
“Kami sulit untuk melakukan screning saat padam lampu, apalagi mendapatkan penumpang mobil ekpedisi dari bau-bau ke kendari yang selalu lewat pada malam hari”, ungkap Kapus PKM Labaraga. Senin malam, 04/05/2020.
Ia juga menjelaskan, bahwa PKM yang dipimpinnya ditugaskan diperbatasan Kabupaten Buton Utara dengan Kabupaten Muna dan Buton di desa Matalagi Kecamatan Wakorumba Utara bersama relawan Desa. Akan tetapi, padamnya lampu tidak mengurangi semangat untuk tetap menjalankan tugas kemanusiaan.
“Ini aksi kemanusiaan, padam lampu kami tetap semangat melakukan skrining”, Tambahannya.
Selain itu, ia berharap dengan kondisi Pandemi COVID-19 ini, pihak PLN mampu mentaktisi untuk pemadaman lampu tifak terjadi malam hari.
“Kami berharap pihak PLN untuk mengatur pemadaman lampu jangan dimalam hari, karena untuk penjagaan saat ini sesuai intruksi bupati sampai jam 21.00 Wita”, Tutupnya.
Reporter : Zahirudin














