Example floating
Example floating
DaerahPeristiwa

Jaga Di Perbatasan, Insentif Tenaga Kesehatan Butur Dibayar Sesuai Beban Kerja

×

Jaga Di Perbatasan, Insentif Tenaga Kesehatan Butur Dibayar Sesuai Beban Kerja

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
📷 Jubir Satgas COVID-19 Kabupaten Buton Utara, Dr. Muhammad Ali Badar . Foto /istimewah.

Faktual.Net, Butur, Sultra. Petugas Kesehatan Kabupaten Buton Utara (Butur) yang bertugas dalam penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) akan mendapatkan insentif jasa resiko sesuai beban kerja.

Dr. Muhammad Ali Badar mengatakan bahwa biaya untuk petugas kesehatan tersebut bersumber dari anggaran Dinas Kesehatan (Dinkes) 50 persen dari alokasi anggaran COVID-19. Dimana pada anggaran tersebut disisipkan 6 Milyar dari 12 Milyar penanganan Pandemi global itu.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Anggaran Dinkes yang diperoleh itu akan dicairkan sesuai kebutuhan 10 Puskesmas dan 1 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) serta akan di review oleh Ispektorat,” kata Jubir Satgas COVID-19 Butur saat diwawancari Faktual.Net via Whast App pada Sabtu, 2/5/2020.

Ia juga menyampaikan, bagi tenaga kesehatan yang tugas diperbatasan akan mendapatkan insentif jasa resiko sesuai beban kerja dan sesuai absensi yang dilaporkan Puskesmas masing-masing.

“Anggaran yang kami ajukan Rp.100.000/orang untuk jaga satu hari, nanti kita totalkan sesuai absensi dan sesuai petunjuk serta pedoman yang ada,” tambahnya.

Baca Juga :  Kadinkes Prov Sulsel Klarifikasi Berita Hoax Rangkap Jabatan 

Selain itu, putra Kadis Pendidikan Butur itu mengharapkan agar semua Puskesmas segera mamasukkan data kebutuhan logistik dan data jasa resiko atau uang lelah sesuai kebutuhannya guna mempercepat pencairan.

“Akan cepat jika proposal sudah diajukan dan proposal diajukan ketika data kebutuhan di Puskesmas sudah terkumpul semua. Kita upayakan sebelum lebaran kerena kebutuhan anggaran yang diminta sampai bulan Juni. Kami dalam permintaan anggaran harus teliti karena yang akan diperiksa oleh Badan Pemeriksa Kesehatan (BPK) adalah Dinkes bukan Puskesmas atau RSUD,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Buton Utara masih bertahan diposisi Zona Hijau. Dimana data sebaran sebaran kewaspadaan COVID-19 Kabupaten Buton Utara pada Sabtu, 02 Mei 2020 waktu data disajikan  pukul 21.17 Wita dengan Jumlah ODP 5 Orang, PDP Null, OTG Null dan Positif Null.

Reporter : Zahirudin

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit