faktual.net,Takalar,Sulsel -Gebrakan Kapolri baru Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto dengan tagline “Polisi Bersama Masyarakat” langsung tancap gas di Bumi Panrannuangku Takalar.
Kasat Narkoba Polres Takalar, AKP Asrullah, S.H., M.H., turun langsung ke lapangan. Ia terlihat melakukan silaturahmi dan tatap muka humanis bersama puluhan pemuda dan mahasiswa di Alun-alun Makkatang Dg Sibali, Takalar, Senin sore (05/10/2026).
Tanpa jarak. AKP Asrullah yang mengenakan kemeja putih duduk lesehan, ngopi bareng, dan berdiskusi dari hati ke hati. Pemandangan yang jarang terlihat, namun inilah wajah Polri yang diinginkan masyarakat.
Langkah ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah implementasi nyata dari instruksi Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto yang dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 1 Oktober 2026 di Istana Negara. Jika dulu Polri Presisi, kini orientasinya adalah kedekatan total dengan rakyat.
“Kamtibmas tidak bisa dibangun sendiri oleh polisi. Harus kolaborasi. Pemuda adalah mitra strategis, bukan objek. Bersama rakyat Polri kuat, bersama masyarakat kita aman,” tegas AKP Asrullah menirukan arahan Kapolri.
Fokus diskusi tak jauh dari bahaya laten narkoba. AKP Asrullah mengajak para pemuda dan mahasiswa menjadi garda terdepan, menjadi mata dan telinga Polri untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di Takalar.
“Kami tidak bisa memberantas narkoba hanya dengan penindakan. Pencegahan adalah kunci. Dan kuncinya ada di adik-adik pemuda ini. Jaga kampungta, jaga Takalarta dari narkoba,” pesannya.
Aksi humanis ini menuai pujian. Warga menilai AKP Asrullah adalah potret perwira Polri yang ideal di era Kapolri Suyudi: tegas dalam penindakan, tapi humanis dalam pengayoman.
Ini bukti bahwa di Takalar, Program Bapak Kapolri bukan hanya slogan di spanduk, tapi sudah menjadi gerakan nyata di alun-alun.
Reporter : Asman













