Faktual.Net, Konsel, Sultra. Pemerintah Kabuapten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) menggelar kegiatan Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2021.
Kegiatan tersebut di buka dan dipimpin langsung Bupati Konsel, H Surunuddin Dangga, ST MM di dampingi Sekretaris Daerah, H Sjarif Sajang, Ketua DPRD, Irham Kalenggo, Kepala Bappeda, H. Ichsan Porosi, Sekdis Bappeda Konsel, Asruddin Mangidi, yang digelar di salah satu hotel di Kota Kendari, Jum’at,14/2/2020.
Kegiatan tersebut dalam rangka memperoleh masukan dan saran penyempurnaan perencanaan kerja tahunan sebagai implementasi dokumen RKPD Tahun 2020
Acara tersebut juga dirangkaikan dengan Pelatihan Tim Pemandu Musrenbang (TPM), yang pesertanya terdiri dari Pimpinan OPD, Camat, Kepala Seksi Pembangunan dan perwakilan Kades serta lurah se-Konsel.
Bupati Konsel, Surunuddin Dangga dalam sambutannya mengatakan, Konsultasi Publik merupakan amanah dari Permendagri No 86 Tahun 2017 Pasal 80 ayat (1) yang menyatakan bahwa rancangan awal RKPD dibahas bersama dengan kepala perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk memperoleh masukan dan saran penyempurnaan RKPD.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu proses dari rangkaian penyusunan rencana kerja tahunan yang bersifat partisipatif untuk menjaring aspirasi dan kebutuhan masyarakat sesuai dengan potensi lokal wilayah masing-masing.
Dengan harapan optimalisasi pembangunan dapat terlaksana dengan baik, yang mutlak melibatkan peran masyarakat dalam pembangunan, sekaligus sebagai bentuk pemberdayaan dalam proses pengambil keputusan.
Surunuddin menjelaskan, proses perencanaannya berdasarkan keterpaduan antara asfek teknoratis dan aspiratif (bottom up) dan top down, serta politis, juga sebagai langkah dalam menentukan tindakan masa depan yang tepat, melalui pengurutan prioritas dengan memperhitungkan sumber daya yang tersedia.
Isu tentang kemiskinan, kata dia, masih menjadi prioritas dan domain yang perlu di intervensi. Sehingga target Konsel berada di angka 9 persen tahun 2021 dari 10,95 persen Tahun 2018, menjadi hal yang perlu menjadi perhatian semua pihak, terutama bagi OPD yang melaksanakan fungsi-fungsi pemerintahan yang strategis.
“Sebagai tindakan mendukung program prioritas kita, saya perintahkan Kepala OPD untuk menyusun program dan kegiatan dengan system money follow program yang bermakna, melalui pendekatan anggaran yang lebih fokus pada program atau kegiatan yang terkait langsung dengan prioritas pembangunan serta memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Fokus program prioritas pembangunan strategis yang dimaksud, yakni peningkatan kualitas SDM, pengembangan ekonomi lokal berdasar pada potensi lokal, peningkatan infrastruktur, peningkatan ketahanan pangan dan meningkatkan jumlah Desa Mandiri serta menuntaskan Desa tertinggal yang masih tersisa.
Surunuddin mengatakan , semua itu dapat dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat dengan membuka kesempatan kerja melalui padat karya, peningkatan kualitas dan akses kesehatan dan pendidikan, serta lanjutan pembangunan infrastruktur kawasan perdesaan, dengan mengedepankan pemerataan pembangunan di semua wilayah dan pertumbuhan yang berkualitas dalam upaya mewujudkan Desa Maju Konsel Hebat.
Selain itu, lanjut dia, hal tersebut dapat dilakukan dengan sinergitas seluruh pemangku kepentingan pembangunan, di dukung oleh sinergitas pembiayaan program kegiatan, baik dari APBD maupun dari DD dan sumber-sumber lain yang sah, yang tidak melanggar ketentuan yang berlaku.
Dalam kesempatan yang sama, mantan Ketua DPRD Konsel ini berharap semoga dengan pertemuan itu dapat dirumuskan permasalahan pembangunan, sekaligus alternatif pemecahan permasalahan, yang wujud kongkritnya berupa program kegiatan yang mampu optimalkan pemanfaatan potensi sumber daya lokal wilayah masing-masing untuk menjawab permasalahan pada tahun 2021.
“Yang point-point indikasi tematik RKPD 2021 yakni, kemandirian Desa atau Desa Maju, Potensi ekonomi lokal, kawasan perdesaan, peningkatan infrastruktur serta kualitas tata pemerintahan,” jelasnya.
Dalam mewujudkan sasaran pembangunan tersebut, sambung dia, diupayakan bersinergi antara program Kabupaten melalui stakeholder dan Pemerintahan Desa.
“Sehingga terwujud program berkualitas, merata serta tepat sasaran yang muaranya untuk pengentasan kemiskinan dan peningkatan ekonomi sesuai Visi Menuju Konsel Sejahtera, Unggul, dan Amanah Berbasis Perdesaan Tahun 2021,” ucapnya.
Sekdis Bappeda Konsel sekaligus ketua panitia, Asrudin AM, dalam laporannya mengatakan bahwa acara ini merupakan rencana tahunan sebagai penjabaran RPJMD Kab Konsel Tahun 2016 – 2021, dengan harapan dapat memberikan arah dan pemahaman yang jelas mengenai tahapan dan teknis penyelenggaraan perencanaan daerah, dalam rangka menuju Desa Maju Konsel Hebat.
Reporter: Marwan Toasa
















