Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
BeritaDaerah

Targetkan Kemandirian Ekonomi, Dispar Sultra Matangkan Persiapan “Harmoni Sultra” Melalui Kolaborasi Lintas Sektor

3
×

Targetkan Kemandirian Ekonomi, Dispar Sultra Matangkan Persiapan “Harmoni Sultra” Melalui Kolaborasi Lintas Sektor

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Kendari, Sultra – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas Pariwisata (Dispar) terus memacu persiapan perhelatan akbar Harmoni Sultra yang dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 28 April 2026. Meski dikelola dengan anggaran yang efisien, event ini dipastikan akan tetap megah melalui kolaborasi strategis dengan berbagai pihak nasional.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sultra, Ridwan Badalah, menyatakan bahwa persiapan administratif maupun fisik saat ini telah mencapai kisaran 70-80 persen. Ia menekankan bahwa kunci utama kesuksesan acara tahun ini adalah semangat gotong royong antar instansi.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

“Anggaran kegiatan kita sebesar Rp1,97 miliar. Secara angka memang sederhana untuk rangkaian acara yang padat, namun ini bukan kegiatan yang sederhana. Kami menerapkan strategi kolaborasi dengan Bank Sultra, Bank Indonesia, Mabes TNI, hingga Perusda. Dengan bersinergi, kita bisa melipat gandakan dampak kegiatan meskipun dengan anggaran terbatas,” ujar Ridwan saat dikonfirmasi di Kendari.

Tiga Event Besar dalam Satu Rangkaian
Tahun ini, Sultra akan menyuguhkan tiga agenda besar sekaligus yang terintegrasi, yaitu:

Harmoni Sultra: Sebagai ajang pameran dan perayaan HUT provinsi.

Festival Bokori: Fokus pada promosi wisata bahari dan perputaran ekonomi masyarakat lokal.

Semarak Dirgantara: Hasil kerja sama dengan TNI-AU yang akan menghadirkan atraksi udara dan kunjungan sekitar 1.000 personel TNI-AU.

Klarifikasi Terkait Lokasi Kegiatan
Menanggapi isu mengenai lokasi pelaksanaan, Ridwan meluruskan bahwa pemilihan Kota Kendari sebagai pusat kegiatan telah melalui pertimbangan matang bersama Kabupaten/Kota. Aspek efisiensi anggaran dan aksesibilitas menjadi alasan utama.

Baca Juga :  Ratusan Jemaah Haji Batang Diberangkatkan, Bupati Titip Doa dan Perhatian Khusus untuk Lansia

“Setelah saya berdiskusi dengan perwakilan Kabupaten dan Kota, mereka menyarankan di Kendari karena lebih efisien. Di sini mereka memiliki kantor perwakilan sehingga biaya akomodasi bisa ditekan. Selain itu, kegiatan Semarak Dirgantara memerlukan dukungan teknis bandara yang representatif untuk pesawat-pesawat TNI-AU yang hanya tersedia di Kendari,” tegasnya.

Mendorong Kendari Menjadi Poros Pariwisata lebih jauh, Ridwan menjelaskan visi jangka panjang Pemerintah Provinsi untuk menjadikan Kendari sebagai Kawasan Strategis Pengembangan Pariwisata Nasional (KSPN). Dengan menjadikan Kendari sebagai “Panggung Poros”, diharapkan akses wisatawan menuju destinasi unggulan lainnya seperti Wakatobi, Labengki, dan Muna menjadi lebih mudah dan terintegrasi.

“Kami ingin mengubah pola pikir bahwa pemerintah hanya fokus pada sektor pertambangan. Melalui Harmoni Sultra, kita tunjukkan bahwa pariwisata adalah masa depan PAD kita. Kita punya potensi bahari luar biasa yang jika dikelola dengan cerdas, akan melepaskan ketergantungan kita pada dana transfer pusat,” tambah Ridwan.

Acara ini dipastikan akan bertabur tokoh nasional, mulai dari pejabat eselon tinggi kementerian, Deputi Bank Indonesia, hingga jajaran perwira tinggi TNI-AU (Bintang 1 hingga Bintang 4). (Red)

Tanggapi Berita Ini