Example floating
Example floating
BeritaDaerahPemerintahan

Penolakan Koperasi Merah Putih Tanrara Diduga Direkayasa, Masyarakat Siap Turun Buktikan Fakta

×

Penolakan Koperasi Merah Putih Tanrara Diduga Direkayasa, Masyarakat Siap Turun Buktikan Fakta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net,Gowa, Sulsel — 4 April 2026,Polemik pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Tanrara, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, kian memanas. Isu yang menyebut adanya penolakan masyarakat terhadap pembangunan koperasi tersebut diduga tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Sejumlah warga menegaskan bahwa mereka tidak pernah menyatakan penolakan terhadap program tersebut. Narasi yang beredar dinilai tidak mencerminkan suara masyarakat secara keseluruhan.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Tidak pernah ada kesepakatan warga untuk menolak. Kami justru mendukung pembangunan koperasi,” ungkap salah satu warga.

Narasi Penolakan Dipertanyakan
Informasi yang menyebut masyarakat menolak pembangunan koperasi kini dipertanyakan. Warga menilai ada pihak yang mengatasnamakan masyarakat tanpa dasar yang jelas.

“Kalau memang masyarakat menolak, siapa yang menolak? Di mana buktinya? Kami di lapangan tidak pernah menyatakan itu,” tegas warga lainnya.

Baca Juga :  Aktivis Samata Soroti Sikap Bungkam Kadisbud Takalar Terkait Rekanan Buku

Warga Siap Turun ke Lapangan
Untuk meluruskan informasi yang beredar, masyarakat Desa Tanrara menyatakan siap turun langsung ke lokasi pembangunan guna membuktikan bahwa tidak pernah ada penolaakan

Langkah ini akan dilakukan secara terbuka, termasuk melalui dokumentasi sebagai bentuk klarifikasi kepada publik.

“Kalau perlu, saat pembangunan dimulai, kami akan hadir langsung. Itu bukti bahwa masyarakat mendukung, bukan menolak,” ujar warga.

Hingga saat ini, tidak ditemukan bukti adanya penolakan dari masyarakat Desa Tanrara terhadap pembangunan Koperasi Merah Putih. Sebaliknya, masyarakat justru menyatakan siap membuktikan langsung di lapangan bahwa mereka tidak pernah menolak program tersebut.

( red )

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit