Faktual.net,Gowa, Sulsel — 4 April 2026,Polemik pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Tanrara, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, kian memanas. Isu yang menyebut adanya penolakan masyarakat terhadap pembangunan koperasi tersebut diduga tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
Sejumlah warga menegaskan bahwa mereka tidak pernah menyatakan penolakan terhadap program tersebut. Narasi yang beredar dinilai tidak mencerminkan suara masyarakat secara keseluruhan.
“Tidak pernah ada kesepakatan warga untuk menolak. Kami justru mendukung pembangunan koperasi,” ungkap salah satu warga.
Narasi Penolakan Dipertanyakan
Informasi yang menyebut masyarakat menolak pembangunan koperasi kini dipertanyakan. Warga menilai ada pihak yang mengatasnamakan masyarakat tanpa dasar yang jelas.
“Kalau memang masyarakat menolak, siapa yang menolak? Di mana buktinya? Kami di lapangan tidak pernah menyatakan itu,” tegas warga lainnya.
Warga Siap Turun ke Lapangan
Untuk meluruskan informasi yang beredar, masyarakat Desa Tanrara menyatakan siap turun langsung ke lokasi pembangunan guna membuktikan bahwa tidak pernah ada penolaakan
Langkah ini akan dilakukan secara terbuka, termasuk melalui dokumentasi sebagai bentuk klarifikasi kepada publik.
“Kalau perlu, saat pembangunan dimulai, kami akan hadir langsung. Itu bukti bahwa masyarakat mendukung, bukan menolak,” ujar warga.
Hingga saat ini, tidak ditemukan bukti adanya penolakan dari masyarakat Desa Tanrara terhadap pembangunan Koperasi Merah Putih. Sebaliknya, masyarakat justru menyatakan siap membuktikan langsung di lapangan bahwa mereka tidak pernah menolak program tersebut.
( red )
















