Example floating
Example floating
Berita

Gerakan Pangan Murah di Batang, Warga Bisa Beli Sembako Lebih Hemat hingga Rp10 Ribu

×

Gerakan Pangan Murah di Batang, Warga Bisa Beli Sembako Lebih Hemat hingga Rp10 Ribu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Batang, Jateng – Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak bersama 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah menjelang bulan Ramadan.

Program ini digelar untuk menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Batang, Sri Purwaningsih, mengatakan kegiatan pasar murah ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mengantisipasi kenaikan harga pangan yang biasanya terjadi menjelang Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama menjelang Lebaran di mana harga bahan pangan biasanya mengalami kenaikan,” ujarnya saat ditemui di Jalan Veteran Batang, Jumat (6/3/2026).

Ia juga mengimbau para pedagang agar tidak menaikkan harga secara berlebihan, mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang dinilai belum sepenuhnya pulih.

“Kami melalui Disperindagkop dan Dispaperta mengimbau para pedagang agar tidak menetapkan harga terlalu tinggi, sehingga masyarakat tetap dapat menjangkau kebutuhan pokok,” tegasnya.

Sri Purwaningsih menambahkan, sesuai instruksi Gubernur Jawa Tengah, program Gerakan Pangan Murah tidak hanya digelar satu kali, tetapi akan dilaksanakan kembali sebanyak tiga hingga empat kali dalam waktu mendatang.

“Dari sisi kondisi ekonomi daerah, angka inflasi wilayah Batang dan sekitarnya berada di kisaran 3,9 persen. Angka tersebut masih relatif terkendali meskipun sedikit berada di atas batas normal,” jelasnya.

Baca Juga :  Janji Jangan Tinggal Janji, Mantan Tim HBK-LBK Desak Perhatian Serius Untuk Rakyat Biringbulu

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas pangan dijual dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga di pasaran. Misalnya, telur ayam yang di pasaran mencapai sekitar Rp31 ribu per kilogram dijual dengan harga Rp25 ribu per kilogram.

Selain itu, cabai merah besar dijual seharga Rp18 ribu per kilogram, cabai rawit merah Rp62 ribu per kilogram, serta cabai rawit keriting Rp25 ribu per kilogram.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dispaperta Batang, Sumiyati, menjelaskan bahwa berbagai komoditas pangan disediakan dalam kegiatan ini, di antaranya beras SPHP sebanyak 1 ton, beras medium dari Gapoktan sebanyak 1,5 ton, minyak goreng 600 liter, gula pasir 300 kilogram, telur 350 kilogram, bawang merah 100 kilogram, serta cabai 100 kilogram.

Menurutnya, selisih harga antara pasar umum dan harga dalam Gerakan Pangan Murah berkisar antara Rp3 ribu hingga Rp10 ribu, terutama pada komoditas cabai.

“Menjelang Idulfitri, kegiatan GPM masih akan digelar satu kali lagi yang direncanakan pada Jumat, 13 Maret 2026 di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Batang,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Batang berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Tanggapi Berita Ini