[contact-form][contact-field label=”Nama” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Surel” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Situs web” type=”url” /][contact-field label=”Pesan” type=”textarea” /][/contact-form]
Faktual.Net, Butur, Sultra. Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Buton Utara (Butur) merekomendasikan 11 bidan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) untuk mengikuti kegiatan Asuhan Persalinan Normal (APN) yang di selenggarakan Jaringan Nasional Pelatihan Klinik Kesehatan Reproduksi (JNPK-KR), kegiatan ini berlangsung 10 hari (27 Januari – 5 Februari 2020) di Zenit Hotel, Kendari.
11 bidan yang di rekomendasikan merupakan perwakilan tiap Puskesmas yang ada di Butur yakni Puskesmas Labaraga 2 orang, Puskesmas Bonerombo 2 orang, Puskesmas Lambale 2 orang, Puskesmas Kulisusu 3 orang, Puskesmas Waode Buri 1 orang, dan Puskesmas Wakut 1 orang.
Ketua IBI Butur, Suwiati, AM.Keb.,SKM menyampaikan bahwa tujuan pelatihan ini guna meningkatkan mutu penanganan ersalinan pada Ibu Hamil serta mewujudkan profesionalitas bidan melalui Pusat Pelatihan Klinik Sekuder (P2KS).
“Bidan itu harus banyak pengetahuan dan keterampilan, karena tugas bidan itu menangani dua nyawa manusia, jadi sengaja kami ambil tiap Puskesmas sebagai perwakilan. Setelah pelatihan ini diharapkan para bidan mampu memberikan bimbingan kepada bidan yang lain “, ungkap Suwiati kepada Faktual.Net pada Kamis, 30/1/2020.
Sapmayani, S.Tr.Keb salah satu peserta asal Butur mengucapkan terimakasih kepada Pemda yang telah banyak berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas SDM.
“Saya sangat mengapresiasi Pemda ikut berpartisipasi dalam peningkatan kapasitas SDM khususnya bidan melalui pelatihan APN, biaya peserta di kenakan 3.8 juta per orang dan Alhamdulilah peserta dari Butur Gratis”, kata bidan Puskesmas Labaraga.
Ia juga menambahkan bahwa adanya pelatihan ini diharapkan bidan dapat bekerja lebih kompoten sehingga bisa menekan angka kematian ibu dan bayi serta profesional dalam bertindak sehingga bisa menciptakan kenyamanan pada masyarakat.
Untuk informasi tambahan, saat berita ini di terbitkan kegiatan pelatihan APN ini masih berlangsung yang terdiri 5 hari pemberian Materi, 5 hari praktek lapangan, kemudian akan berlanjut kegiatan Pelatihan Gelombang III selama 10 hari (06 – 16 Februari 2020).
Reporter: Zahiruddin















