Example floating
Example floating
Ekobis

Bumdes Makmur Pulo Sudah Siap dan Tinggal Menunggu Hasil

×

Bumdes Makmur Pulo Sudah Siap dan Tinggal Menunggu Hasil

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

faktual.net, Serang, Banten – Sebanyak 600 ayam petelur di Desa Bumdes Makmur Pulo sudah siap dan tinggal menunggu hasil dan siap untuk dipasarkan ke pasar tradisional hingga kebutuhan masyarakat. Kamis (11/9/2025).

Peternakan ayam petelur Bumdes Makmur berada di lahan seluas 100 M², di RT 14 RW 05 Desa Pulo Kecamatan Ciruas, Kabupaten serang, Banten.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Ketua Bumdes Makmur Pulo, Astari, mengatakan, sesuai dengan nama Bumdesnya, dengan adanya peternakan ayam petelur ini dapat menjadikan Desa Pulo ini menjadi Makmur.

Artinya, kata Astari, dari sisi lapangan pekerjaan kita bisa membuka lapangan pekerjaan dan dapat membantu para pedagang kecil. Seperti warung-warung kelontong yang belanja di pasar dengan harga yang cukup tinggi, mudah-mudahan lebih rendah daripada harga terjangkau.

“Kita tetap ikuti harga eceran pasaran, namun pastinya akan ada sedikit perbedaan. Artinya sebagai bentuk sosialisasi kita kepada masyarakat dan sekaligus membantu pedagang kecil,” kata Astari.

Karena memang di desa Pulo ini, lanjutnya, pedagang kelontongnya memang lumayan banyak. Dan adapun cara pemeliharaannya dengan cara memberi makan setiap hari sebanyak 50 kilogram.

Baca Juga :  Polda Jambi Gelar Bhayangkara Presisi Job Fair & Bazar UMKM, Hadirkan 1.000 Lowongan Kerja dari 100 Perusahaan

“Ada persentasenya, di pagi hari 30 persen dan sore sebesar 70 persen dari setiap isi per karungnya 50 kilogram tadi. Dan juga akan memperhatikan dari segi pencahayaan lampu, mulai dari jam 4 pagi sampai dengan jam 6 pagi menyala,” lanjut Astari.

Dia menambahkan, dari jam 6 pagi sampai dengan jam 6 sore menggunakan pencahayaan alam, jam 6 sore sampai dengan jam 9 malam, lampunya dimatikan kembali.

“Kita juga akan melakukan vaksinasi untuk kandang ayam petelur dan melakukan konsultasi ke beberapa ahli untuk hasil yang maksimal,” terangnya.

“Kita juga melakukan penjagaan selama 24 jam secara bergantian, secara finansial atau gaji para pekerja atau karyawan yang ada di peternakan telur ayam ini masing-masing akan mendapatkan upah sebesar 1 juta rupiah setiap bulannya untuk 3 bulan pertama,” terangnya lagi.

Sedangkan untuk kedepannya atau selanjutnya itu melihat dari hasil telur ayamnya tersebut, dan dia berharap, Bumdes ini bisa menjadikan salah satu kegiatan yang bisa memakmurkan Desa Pulo. (Oman)

Tanggapi Berita Ini