Example floating
BeritaEdukasiHeadlineMetropolitanNasional

Ibadah Gereja HKBP Resort Ancol Podomoro, Bersamaan HUT RI 80 Tahun

×

Ibadah Gereja HKBP Resort Ancol Podomoro, Bersamaan HUT RI 80 Tahun

Sebarkan artikel ini

faktual.net – Jakarta – Ibadah di gereja HKBP Resort Ancol Podomoro Jakarta minggu (17/8), spesial dengan bersamaan perayaan HUT RI ke 80 Tahun, sebelum Ibadah Pimpinan Gereja HKBP Resort Ancol Podomoro Pendeta Henry Juvri Manalu, Sth, memimpin Ruas atau Jemaat untuk menyanyikan lagu Kebangsaan RI, Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan Mengheningkan Cipta.Setelah acara kebangsaan Acara Ibadah dimulai seperti biasa.

Sebagai pembuka acara ibadah melalui kutipan Renungan singkat dari buku warta Jemaat HKBP Resort Ancol Podomoro,

HIDUPLAH SEBAGAI ORANG MERDEKA

1 Petrus 2:16 “Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan-kejahatan mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah”.

Hari ini kita memperingati hari kemerdekaan negara kita, ya kemerdekaan yang telah diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945 atau 80 tahun yang lalu, yang artinya sejak saat itu Indonesia adalah Negara Merdeka dan Berdaulat. Kemerdekaan Indonesia dapat diartikan sebagai suatu kondisi dimana Negara kita terbebas dari berbagai penjajah perbudakan, dan penindasan. Namun, kisah kemerdekaan tidak sampai disitu, sejarah mencatat bahwa Bangsa Indonesia masih harus berjuang mempertahankan kemerdekaan itu.

Dalam renungan ini, Rasul Petrus berkata, “hiduplah sebagai orang merdeka. Menurut kesaksian para Rasul, kita adalah orang-orang berdosa yang juga telah dimerdekakan dari dosa itu. Ya, kita telah dimerdekakan dari dosa lewat pekerjaan Tuhan Yesus di kayu salib. Ada pengorbanan yang Yesus kerjakan untuk menyelamatkan kita. Dan bagian kita adalah berjuang mempertahankan keselamatan itu. Sehingga jika kita berbicara tentang “hidup sebagai orang merdeka” didalamnya juga berkaitan dengan gaya hidup kita sebagai orang merdeka. Artinya bahwa seluruh keberadaan kita, pikiran, perkataan, segala yang kita kerjakan itu mencerminkan gaya hidup orang merdeka.

Merdeka dalam Kristus tidak berarti bebas tanpa aturan, tetapi justru kita diminta untuk hidup sebagai hamba Allah yaitu taat kepadaNya. Tidak hanya patuh kepada Tuhan, kita juga perlu mematuhi aturan-aturan yang dibuat oleh pemerintah kita. Sebagai bagian dari masyarakat, kita hidup Negara merdeka dan sebagai anak Tuhan, kita juga telah dimerdekakan dari dosa dan menikmati keselamatan yang dikerjakan oleh Yesus Kristus. Marila kita pakai kemerdekaan itu untuk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan Allah Amen.

Sebelum khotbah Pendeta Resort menyerahkan piagam rekor muri bagi sejsi Lansia, Pada hari Senin, 11 Agustus 2025, telah diadakan di HKBP Distrik VIII DKI Jakarta. Lansia berangklung yang di hadiri 1339 orang Lansia Se HKBP DKI Jakarta, pada kesempatan itu Pengurus MURI memberikan Rekor MURI kepada Lansia HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, dimana Lansia dari HKBP Ancol Podomoro ikut ambil bagian dalam berangklung tersebut.

Ibadah dibawakan oleh Pendeta Dr. Hulman Sinaga, Sth, yang mengambil ayat untuk khotbah dari 1 Petrus 2:11-17 (TOBA).11.Ale angka haholongan, huapoi ma hamu songon angka paisolat jala halak dagang: Orom hamu ma angka hisaphisap ni roha sibuk, na maralo dompak partondion!
12.Marparange na denggan ma hamu di tongatonga ni angka parbegu, asa, ia adong na pahatahatahon hamu songon angka parjahat, gabe dipasangap nasida Debata di ari panuluhan i, dung diida denggan ni ulaonmuna.
13.Unduk ma hamu maradophon nasa uhum, na sinuan di hajolmaon, ala ni Tuhan i, nang maradophon raja parhuaso parginjang,
14.nang maradophon panguhum, angka na sinuruna, maminsang angka sibahen na jahat, alai mamuji ia siula na denggan.
15.Ai on do lomo ni roha ni Debata: Naeng ma marhite sian ulaon na denggan pompomanmuna haotoon ni halak na hurang roha.
16.Ai angka naung malua do hamu; alai unang ma pinangke haluaon i mangondingi hajahaton; songon angka naposo ni Debata ma tahe!
17.Marhapantunon ma hamu tu sasude; haholongi ma angka dongan; habiari ma Debata; pasangap ma raja!

Baca Juga :  Pabrik AI Terbesar ASEAN di Batang, Ancaman Krisis Air hingga Bencana Ekologis Mengintai?

1 Petrus 2:11-17 (TB).11.Saudara-saudaraku yang kekasih, aku menasihati kamu, supaya sebagai pendatang dan perantau, kamu menjauhkan diri dari keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa.
12.Milikilah cara hidup yang baik di tengah-tengah bangsa-bangsa bukan Yahudi, supaya apabila mereka memfitnah kamu sebagai orang durjana, mereka dapat melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu yang baik dan memuliakan Allah pada hari Ia melawat mereka.
13.Tunduklah, karena Allah, kepada semua lembaga manusia, baik kepada raja sebagai pemegang kekuasaan yang tertinggi,
14.maupun kepada wali-wali yang diutusnya untuk menghukum orang-orang yang berbuat jahat dan menghormati orang-orang yang berbuat baik.
15.Sebab inilah kehendak Allah, yaitu supaya dengan berbuat baik kamu membungkamkan kepicikan orang-orang yang bodoh.
16.Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan-kejahatan mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah.
17.Hormatilah semua orang, kasihilah saudara-saudaramu, takutlah akan Allah, hormatilah raja!

Pendeta Hulman menyampaikan, bahwa Merdeka itu adalah kebebasan dari segala bentuk apapun termasuk dengan kebebasan beragama dan juga kebebasan dalam berekspresi untuk menciptakan peluang dalam mengisi kemerdekaan yang mendukung program pemerintah dalam mensejahterakan serta menyetarakan hak dan kewajiban sebagai warga negara.

“Merdeka dengan kebebasan dan memperjuangkan kebebasan, walaupun masih ada tangis dan keterbelengguan dengan masih terjadinya penolakan beribadah oleh oknum yang belum terbuka dengan Tolereansi Beragama,” Ucapnya.

Lanjutnya, Orang yang merdeka itu harus bertanggungjawab dan tetapi juga harus diberikan kebebasan.

“Bagaimanakah agar menunjukkan Indentitas sebagai Pengikut Jesus yang harus dapat berbaur dengan umat lain untuk membangun toleransi,” Pungkasnya.(zul)

Tanggapi Berita Ini