faktual.net, Jakarta – Tempat Pembuangan dan Pengolahan Sampah Bantar Gebang (BG) , Aktifitasnya tersendat karena Pengaruh hujan sehingga alat berat tidak berfungsi maksimal, menyebabkan Sampah di Jakarta Utara Terlihat dimana-mana, Penjelasan ini disampaikan oleh Amir dari Sudin Lingkungan Hidup Jakut, Minggu (6/7).
“Pembuangan di B.G lagi Kurang Bagus.Bermasalah dengan cuaca, jadi alat berat di B.G tidak bisa Operasi semaksimal,” Ucap Amir melalui Whatsapp, (6/7).
Sementara itu Eka Plt Lurah Sungai Bambu mengatakan, Sampah di TPS Kencana (kolong tol) kelurahan sungai bambu sampahnya diangkut tiap hari.
“Iya bang…TPS Kencana ya, Setiap hari rutin diangkut biasanya bang,” Jawab Eka melalui WA saat dilakukan konfirmasi informasi publik, Minggu (6/7).
Bau sampah menyengat di kolong Tol Sungai Bambu, Jakarta Utara, membuat warga sekitar Jalan Raya Sungai Bambu resah. Tumpukan sampah liar di dekat SMK Kencana telah berlangsung lama, menimbulkan bau busuk yang mengganggu kesehatan dan aktivitas warga.

Ibu Sri (54), warga setempat, mengeluhkan bau menyengat yang mengganggu pernapasan dan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan belajar mengajar di SMK Kencana. Pedagang kaki lima di area tersebut, juga merasakan dampak negatifnya terhadap usahanya, dengan pelanggan yang enggan berlama-lama di lokasi karena bau tak sedap.
Warga sekitar bernama Yitno orang wilayah yang di perbantuan mengungkapkan, “setiap hari sampah diangkut sehari bisa 3 sampai 5 mobil, kebersihan lokasi memburuk sejak kepemimpinan Kasatpel Leo,” Ucapnys.
“Saya berharap Kasatpel yang baru dapat lebih memperhatikan kebersihan lokasi tersebut,” pungkasnya.
warga mendesak dan berharap pemerintah untuk membersihkan sampah serta mencari solusi jangka panjang, seperti penambahan tempat sampah, peningkatan pengawasan, dan penegakan hukum bagi pembuang sampah sembarangan.(zul)
















