Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Diduga 8 Pengusaha Rokok Ilegal kerjasama Dengan Bea Cukai Makassar, kuasai Pasaran Di Sulselbar

×

Diduga 8 Pengusaha Rokok Ilegal kerjasama Dengan Bea Cukai Makassar, kuasai Pasaran Di Sulselbar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net, Makassar, SulSel-Diberitakan sebelumnya jika pihak bea cukai diduga tidak berdaya di hadapan para pengusaha rokok, bukan tanpa alasan mulai dari suplai informasi ke pihak bea cukai, sampai laporan ke Polda Sulsel, hal tersebut di ungkapkan seorang Penggiat Sosial Abdul Rahman, Kepada awak media selasa tgl 4/3/2025

Pemberitaan itupun mendapat berbagai komentar dari netizen pada postingan akun tiktok  milik Arman rahim @armanrahim10.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Bahkan di katakan Arman jika ada seorang netizen yang mengirim pesan di inbox dan mengaku jika ia pernah bekerja di salah satu pabrik rokok di Kabupaten Soppeng.

“Begitu memang Bea Cukai sama Polda karena di bayar sama pengusaha, tulis netizen yang meminta di sembunyikan identitasnya.

Disisi lain, seorang sumber yang juga meminta di sembunyikan identitasnya mengatakan jika di bea cukai itu ada 8 bendera, 8 bendera inilah yang koordinasi dengan pihak bea cukai katanya.

Baca Juga :  Ribuan Suara Perlawanan Aksi Protes Keras Didepan Kantor DPRD Kab. Gowa, Pejuang "Siri' Na Pacce" Penuntut Bupati Gowa Mundur.

Ia menambahkan jika ada pengusaha rokok lain yang ingin masuk, mereka hanya menggunakan bendera salah satu dari 8 orang ini, sambungnya

Ditanya soal nama ke 8 orang ini, ia mengatakan jika dia sendiri tidak tahu persis semua nama.

Yang saya tahu cuma 4 orang yakni “H”, “HA” , “HB” serta “J” , yang 4 lainnya saya tidak tau namanya , kalau tidak salah, termasuk yang punya merek Djati serta Askot juga salah satunya bebernya.

Ditanya soal jumlah setoran ia mengaku tidak mengetahui sampai sejauh itu.

Kalau jumlah setorannya saya juga kurang paham, yang jelas jika misalnya kita pakai bendera orang, maka kita menyetor ke pemilik bendera itu, nanti pemilik benderalah yang berhubungan dengan bea cukai, jelasnya

Pihak Bea Cukai yang coba di konfirmasi vhia WhatsApp memilih bungkam dan enggan memberikan komentar apapun. (IK) 

Tanggapi Berita Ini