Example floating
Example floating
Humaniora

LPB Muhammadiyah Sultra Adakan Pelatihan Manajemen Bencana

×

LPB Muhammadiyah Sultra Adakan Pelatihan Manajemen Bencana

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net. Kendari, Sultra. Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah (LPBM) atau dikenal dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sulawesi Tenggara mengadakan pelatihan manajemen kebencanaan pada Kamis, 16/2019 di Klinik Muhammadaiyah II Kendari. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari hingga 19 Oktober dengan materi yang beragam.

Pelatihan ini diikuti oleh 45 peserta yang merupakan utusan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Organisasi Otonon (Ortom) Muhammadiyah Sulawesi Tenggara. Tujuan dari pelatihan ini adalah agar para relawan Muhammadiyah paham dengan pengolahan bencana alam khususnya di Sulawesi Tenggara.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Moh. Syukur B, selaku Ketua Umum MDMC SULTRA periode 2019-2024 mengatakan bahwa “pelatihan manajemen bencana alam ini merupakan salah satu program dari MDMC SULTRA agar para relawan muhammadiayah bisa paham dan siap siaga dalam menghadapi bencana” ujarnya

Muh. Syukur menambahkan bahwa Pelatihan manajemen bencana alam ini merupakan salah satu program dari MDMC SULTRA agar para relawan muhammadiayah bisa paham dan siap siaga dalam menghadapi bencana. Relawan muhammadiyah sudah tahu langkah-langkah apa yang dilakukan mulai dari pembentukan poskor dan posyan, mengevakuasi dan melayani pengungsi. terang Moh Syukur B.

Moh. Syukur B berharap agar para peserta dalam pelatihan ini ketika kembali ke daerahnya masing-masing bisa membentuk cabang-cabang baru MDMC didaerahnya khususunya di kabupaten-kabupaten yang ada di Sulawesi Tenggara.

“kami berharap kepada para peserta pelatihan ini setelah kembali ke daerahnya masing-masing bisa membentuk cabang-cabang baru MDMC didaerahnya khususunya di kabupaten-kabupaten yang ada di Sulawesi Tenggara” kata Moh. Syukur B.

Chairil Anam, Divisi Tanggap Darurat Rehab Rekon (TDRR) MDMC PP Muhammadiyah sebagai fasililator dalam pelatihan ini mengatakan ada beberapa mekanisme manajemen bencana alama dalam pelatihan ini yaitu siaga darurat, tanggap darurat dan masa transisi.

“Dalam pelatihan ini ada beberapa mekanisme manajemen bencana alam yang harus diperhatikan dalam pelatihan ini yaitu siaga darurat, tanggap darurat dan masa transisi” ucap Chairil Anam.
Chairil Anam juga memberikan tips kepada masyarakat terkait manajemen bencana.

“Pertama, masyarakat harus mengenal ancaman bencana yang berada disekitarnya. Kedua, masyarakat harus menyiapkan tas pintas atau tas siaga yang berisikan surat-surat penting, obat-obatan, dan air minum” tutupnya.

Reporter : Kevin Abdullah Alrasyid

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit