faktual.net, Jakarta – Musim Penghujan dan Pasang Air Laut masih menjadi alasan Banjir dikawasan Kota Administrasi Jakarta Utara umumnya, dan Khususnya Jalan Yos Sudarso Depan Kantor Walikota Jakarta Utara, dan Kecamatan Koja, yang terpantau pada Rabu (1/9). Tiap Tahun ada pekerjaan proyek pembangunan yang diserap dari anggaran “uang rakyat” oleh Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakut, Pembangunan Pompa Air dan juga Pembangunan, Pembenahan Drainase U-ditch (saluran air) ditiap wilayah RT dan RW se-Jakarta Utara (Jakut) tetapi tetap saja belum ada perubahan yang signifikan pada Pengendalian Genangan Air dan Banjir.

Robert Simanjuntak Mantan Kontrak menanggapi sinis terkait banjir di sekitar kantor walkot Jakut,(1/2), usai monitor wilayah terendam air, Perkembangan Saluran Air dan Pompa Air tidak berjalan tidak ada Kemajuan yang mana akibatnya menjadi Banjir.
Mantan Kepala Dinas SDA Bapak Juaini sudah jadi Wakil Walikota Jakarta Utara tidak ada kemajuan atau menangkis Banjir, begitu Juga Kasudin SDA Jakarta Utara Adrian Mara Maulana yang tiap tahun mendapatkan anggaran “uang rakyat” untuk mengelola dalam pekerjaan pembenahan pengendalian Banjir, tapi hasilnya dapat dirasakan warga Jakut.
“mulai dari 2019 bahwa banjir jalan Yos Sudarso dan jalan Marthadinata, lingkungan Terminal masih banjir, tapi saya sebagai warga sekitar dan pernah jadi kontraktor kontruksi memberi masukan, bahwa banjir itu bisa dikerjakannya secara konstruksi menjadi tidak banjir, tapi Sudin SDA hanya menciptakan proyek dari 2019 sampai tahun 2022 adanya pekerjaan atau menciptakan APBD DKI Jakarta, tapi Hasilnya ya bajir dan genang air,” Ucapnya.

Robert simanjuntak melanjutkan, Begitu juga pekerjaan Galian Waduk yang dilaksanakan untuk penanggulangan Banjir, selama menjabat Kasudin SDA Adrian Mara Maulana melaksanakannya belum berhasil dengan baik, jadinya pelaksanaan Waduk Asal Jadi, dan bahkan sudah menjadi proses aparat penegak hukum, serta proses pemeriksaan inspektorat pembantu kota (irbanko) Jakut.
“Saya warga Jakut yang terdampak banjir, mohonlah Pj. Gubernur DKI Jakarta melihat hasilnya pelaksanaan kinerja sudin sda ditahun 2023 sudah berhasil mencapai Banjir dan berharap Janganlah setiap banjir Kasudin SDA Adrian Mara Maulana – Seksi Drainase Yursid Suryanegara – Seksi Pembangunan Heria Suwandi monitor lansung ke lokasi dan merasakan nikmatnya banjir dan genangan air, jangan hanya mengatur kerja kelapangan tapi tidak benar secara menjalankan penanggulangan banjir,” Permohonan dan harapan Robert Simanjuntak.
Banjir dan genangan yang terjadi telah dikonfirmasi n kepada Kasudin SDA Adrian Marah Maulana, seksi drainase Yursid Suryanegara, seksi pembangunan sudin sda Heria Suwandi, dan Deny Tri Hendarto, belum mendapatkan penjelasan.
Konfirmasi publik yang dilakukan adalah, “tiap tahun ada kerjaan proyek sudin sda tapi jalan yos Sudarso dan sekitarnya masih ada banjir dan genangan air, ijin kenapa dan apa penyebabnya ya?”.(zul)
















