Faktual.net, Gowa – Terkait pemberitaan media ini yang mengatakan bahwa lurah Sapaya diduga memotong Honor pengelola spas ternyata hanya miss komunikasi.
hal itu dibantah oleh Lurah Sapaya saat ditemui di salah satu Warkop di Jalan tun Abdul Razak pada hari Senin 1 Januari 2023, terkait dugaan adanya pemotongan tersebut itu tidak benar adanya.
“itu hanya persoalan miss komunikasi antara pemerintah kelurahan dan mengelola, jadi bukan dipotong tetapi belum diambil sisa honornya”, ucap Muchlis Lurah termuda di dataran tinggi Kabupaten Gowa.
lebih lanjut Muchlis mengatakan, yang bersangkutan sudah kami kasih pemberitahuan beberapa hari yang lalu untuk datang mengambil Gajinya.
“tetapi sampai hari ini yang bersangkutan juga boleh datang mengambil gajinya, jadi jadi itu bukan pemotongan hanya belum diambil Saya berharap agar yang bersangkutan segera datang mengambil gajinya”, lanjutnya.
olehnya itu kami dari Pemerintah kelurahan agar Masyarakat Kelurahan Sapaya dan para pengelola Spas jika ada yang mau dikomunikasikan silakan koordinasi langsung ke saya.
“jika ada yang mau dikomunikasikan khususnya para pengelola spas harap komunikasi langsung ke saya sehingga tidak terjadi yang namanya miskomunikasi”, harap Lurah Sapaya.
Reporter: Saenal Abidin













