faktual.net, Jakarta- Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Kepulauan Seribu Menyampaikan Aksi Damai di Balaikota, pada Jumat (6/1), untuk Suarakan Desakan terhadap Pj. Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono untuk Segera mencopot Jabatan Junaedi, S.Sos, M.Si, sebagai Bupati Kepulauan Seribu, selama masa kepemimpinnya diduga Banyak penyelewengan Jabatan dan ‘KKN’.
Rodin dari aliansi membeberkan dalam orasinya bahwa, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Kepulauan Seribu adalah wilayah angka kemiskinan pada bulan maret tahun 2020 berkisar 14,87%.
Dan pada pada bulan maret tahun 2021 angka kemiskinan tertinggi, bahkan grafiknya naik berkisar 15,06%. Sangat disayangkan masyarakat Kepulauan Seribu hidup di bawah garis kemiskinan, angka kemiskinan lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya, yang terjadi malah meningkat.

Rodin juga mengatakan, agar Pj. Gubernur Heru Budi Hartono memeriksa Penyerapan dan Penggunaan Anggaran di Kabupaten Kepulauan Seribu semenjak Juanaedi menjabat sebagai Bupati, yang dilantik pada Tahun 2020, mega proyek pembangunan empat (4) pelabuhan, diduga melanggar aturan diantaranya Proyek Pembangunan Puskesmas, Jembatan Cinta, Pos Damkar, Pelabuhan Regional Di Pulau Tidung dan Pelabuhan Regional di Pulau Kelapa, Sebira, dan Pulau Pramuka.
“Sebagai perwakilan dari masyarakat
Pulau Seribu, kami merasakan ketertindasan yang diakibatkan berbagai kebijakan Pemerintah Kabupaten yang tidak berpihak pada masyarakat dan menjadikan anak tiri di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,”ujarnya.(zul)













