Example floating
Example floating
Metropolitan

162 Petugas Gabungan Gelar Gerebek Lumpur di Phb Tarian Raya Pegangsaan Dua

×

162 Petugas Gabungan Gelar Gerebek Lumpur di Phb Tarian Raya Pegangsaan Dua

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Jakarta Utara, DKI Jakarta-Ratusan petugas gabungan yang terdiri petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum  (PPSU) Kelurahan Pegangsaan Dua,  Sudin Sumber Daya Air (SDA), Suku Dinas Bina Marga, dan Suku Dinas Lingkungan Hidup, UPK Badan Air, Suku Kehutanan, Suku Dinas Perhubungan dan Satpol PP berkolaborasi melakukan kegiatan gerebek lumpur di  Penghubung (PHB) Tarian Raya, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (17/11).

Lurah Pegangsaan Dua, Suci Chytia Polaputri mengatakan,  saat ini sudah mulai musim penghujan dan untuk itu kita laksanakan bersih-bersih lingkungan seperti melaksanakan Gerebek Lumpur.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Sebanyak 162 petugas gabungan ikut serta dalam kegiatan gerebek lumpur ini,”kata Suci.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana Suku Dinas Sumber Daya Air Kecamatan Kelapa Gading Citrin Indriati menuturkan, gerebek lumpur kali ini menyasar pada 56 meter saluran PHB dengan kedalaman rata-rata sedimen lumpur mencapai 60 hingga 70 sentimeter.

“Gerebek lumpur ini merupakan kali ke dua yang sebelumnya telah dikerjakan pada Minggu (11/10). Sekarang dilanjut dengan lokasi pengerjaan berbeda,” kata Citrin.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Pulau Kelapa Jakarta On The Spot Sambang Warga, Sosialisasikan Layanan Polri 110 dan Perkuat Kamtibmas

Citrin menambahin,  gerebek lumpur kali ini mengerjakan pengerukan sedimen lumpur dan pengurasan saluran air sepanjang 56 meter dengan kedalaman rata-rata mencapai 60 hingga 70 sentimeter. Pengurasan dilakukan secara manual dikarenakan saluran dilintasi sejumlah jembatan yang tidak dapat memungkinkan penggunaan alat berat.

“Alat berat kami turunkan pada 25 meter saluran pada gerebek lumpur tahap pertama. Untuk gerebek lumpur kali ini kami lakukan secara manual,” jelasnya.

Dengan adanya pengerukan sedimen lumpur dan pengurasan saluran ini, saluran PHB Tarian Raya kembali berfungsi mengaliri air menuju saluran PHB Kelapa Lilin. Dengan begitu, genangan yang kerap terjadi di sepanjang Jalan Boulevard Timur, dapat diminimalisir.

“PHB Tarian Raya ini muaranya ke PHB Kelapa Lilin. Saluran ini semula kering karena endapan sedimen lumpur yang cukup parah. Setelah kita kuras dan keruk air mulai terlihat dan dapat mengalir menuju PHB Kelapa Lilin,”ungkapnya.(Amin)

Tanggapi Berita Ini