Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaPendidikan

Tim PKMI UHO Gelar Pelatihan Kewirausahaan Bagi Perempuan Pelaku UKM

×

Tim PKMI UHO Gelar Pelatihan Kewirausahaan Bagi Perempuan Pelaku UKM

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Konawe, Sultra Tim Program Kemitraan Masyarakat Internal (PKMI) Universitas Halu Oleo laksanakan kegiatan pengabdian dengan Tema “Pelatihan Kewirausahaan Bagi Perempuan Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang terdampak Covid-19″ di Kelurahan Tobeu dan Kelurahan Ambekairi Kecamatan Unaaha Kabupaten Konawe pada Rabu, (18/11/2020).

Lurah Tobeu Hj. Endrawati, S.Sos, M.Si yang membuka acara pelatihan tersebut sangat berterima kasih kepada tim dosen Universitas Halu Oleo yang telah memilih wilayahnya sebagai penyelenggara kegiatan.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Menurutnya, Pelatihan kewirausahaan sangat penting bagi kaum perempuan di wilayahnya, karena banyak yang kehilangan lapangan kerja dan menurun pendapatannya akibat penutupan sekolah, pembatasan kunjungan ke rumah sakit, minimnya penghasilan pedagang keliling, rendahnya pendapatan warung/restoran, toko, dan kegiatan usaha lainnya.

Kegiatan yang dilaksanakan selama kurang lebih empat jam, dipimpin oleh ketua Tim Dr. H. La Ode Monto Bauto dan anggota tim: Dr. Sulsalman Moita, S.Sos, M.Si dan Prof. Dr. I Ketut Suardika, M.Si serta didukung oleh 2 orang mahasiswa.

Materi pelatihan diawali oleh La Ode monto Bauto yang menekankan pentingnya perempuan memahami wirausaha seperti kemampuan mencari peluang usaha, budaya hemat, sikap jujur, budaya bersaing, dan jangan takut untuk mengambil kredit, karena kelemahan pengusaha pribumi adalah tidak berani mengambil resiko untuk agunan di bank.

Lebih lanjut, Pemateri kedua Sulsalman Moita memamaparkan jenis-jenis usaha perempuan yang terdampak covid-19 dan strategi yang perlu dilakukan oleh kaum perempuan untuk mengatasi kendala dan tantangan dalam menjalankan usahanya.

Baca Juga :  Kepala Desa Galesong Timur Terima Penghargaan, dari Pemerintah Pusat sebagai Desa Konstitusi Terbaik di Wilayah Indonesia Bagian Timur ‎

Sulsalman menyarankan bagi kaum perempuan agar mengambil potensi usaha dengan memanfaatkan media sosial seperti Wathsup, Facebook, Instagram, untuk berbisnis online, selain lebih mudah, cepat, dan efisien.

Selanjutnya pemateri terakhir, I Ketut suardika lebih banyak mengulas pengalaman berwirausaha, sebagai dosen ia tidak hanya mengandalkan gajinya sebagai PNS tetapi ia juga merintis usaha indekost dan usaha peternakan, sambil mengembangkan budaya hemat dalam menjalani kehidupan terutama di masa pandemi covid-19.

Kegiatan pelatihan dilanjutkan dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta yang sebagian adalah single parent, umumnya mengeluhkan rendahnya pendapatan dan matinya usaha akibat pandemi Covid-19. Mereka meminta uluran tangan pemerintah guna memberikan bantuan modal usaha, sambil berdoa agar bencana dan krisis virus corona ini cepat berakhir sehingga mereka dapat menjalankan usahanya seperti semula.

Pada sesi terakhir, PKM ditutup oleh sambutan Lurah Ambekairi Nurnaningsih, S.Sos yang menyatakan agar tim dari LPPM UHO dapat mengagendakan kegiatan seperti ini di masa yang akan datang.

Kegiatan ditutup dengan foto dan komitmen bersama untuk tetap menjaga protokol penangangan covid-19 dengan senantiasa memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Laporan: Rasid Wakatobi

Tanggapi Berita Ini