oleh

Proyek Jembatan Munte TA 2022 Diduga Dikerja Asal Jadi, LPK Sul-Sel: Ada Apa Dengan Pelaksana.

faktual,net, Jeneponto, Sulsel- Lembaga Pemberantas Korupsi (LPK) Sulawesi Selatan Sorot Pembangunan jembatan yang terletak di Munte Desa Bonto Mete’ne kecamatan turatea kabupaten jeneponto, Minggu, (02/10/22)

Diduga oknum-oknum ini hanya ingin meraup keuntungan besar dalam melaksanakan Proyek Pembangunan Jembatan pemerintah, sehinggah melakukan pekerjaan terkesan asal jadi.

Lebih jauh, berkaitan hal tersebut, fakta terbaru, terkait Proyek Pembangunan Jembatan munte ini di duga memakai material ilegal yang di gali sendiri di sungai munte, Ucapnya.

Diketahui, Proyek tersebut dikerjakan oleh CV. Citra Lestari Mandiri sebagai pelaksana, PT Mahapani konsultan sebagai pengawas Pembangunan Jembatan’ menggunakan Anggaran Pendapatan belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jeneponto Tahun 2022 dengan jumlah anggaran sebesar Rp. 8.767.906.900.

Melansir hasil investigasi yang dilakukan tim LPK Sul-Sel dan media, proyek pembangunan jembatan munte ini di duga tidak sesuai petunjuk Teknis (Juknis). Pasalnya, Jembatan tersebut tidak menggunakan Cincin sumur yang baru dan masih memakai tian yang lama. Terangnya.

Tak hanya itu kata dia lagi, bahkan pembuatan jembatan tersebut juga diduga menggunakan material ilegal padahal di RAB sudah mencakup material-material yang harus di gunakan sesuai dengan apa yang sudah menjadi syarat sesuai dengan perencanaannya yang tertuang didalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Dikonfirmasi oleh Ketua LPK melalui via Whatsappnya PPTK mengatakan, bahwa kami sering kali turun di lokasi untuk pemantau sebagai mana pungsi Teknis dan saya yakin sudah sesuai denga RAB atau ABUTMEN yang ada, Ujar sahabuddin.

 

Reporter: Pupung

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :