oleh

Miris, Idar Gayus Tahan Dokumen Pribadi Pekerjanya, Ini Faktanya!

Faktual.net, Bekasi, Jawa Barat – Sebuah perusahaan penyalur tenaga kerja CV. LPK , milik Idar Gayus, beralamat di Ruko Symphoni Blok HX 1 No. 56 Jl. Simphoni, Pusaka Rakyat, Kec. Tarumajaya, Bekasi, telah melakukan penahanan dokumen tenaga kerja dalam bentuk ijazah dan KTP asli, yang jelas tidak dibenarkan.

Namun ketika awak media mengkonfirmasi melalui pesan singkat whatshap  dengan tegas Idar Gayus menolak dan tidak bersedia membahas masalah ini, lalu memblokir nomor awak media (3/10/2022).

Idar Gayus adalah pemilik perusahaan penyalur tenaga kerja CV.CAHAYAMU LPK, yang sekaligus menjabat sebagai direktur utama, menerapkan aturan yang tidak standar dan menyimpang, diduga ada indikasi perusahaannya tidak memiliki legalitas yang jelas.

Hingga kuasa hukum AK, Dr. Andry Christian, S.H, S.Kom, M.th,C.Md, C.L.A, dari Kantor Hukum MAHANAIM Law & Investigation, angkat bicara.

Seperti yang disampaikan kuasa hukum AK, “Bahwa penahanan dan/atau penyitaan dan/atau penitipan surat-surat/identitas pribadi sebagai suatu ikatan dan/atau jaminan perjanjian tidaklah dibenarkan didalam hukum, karena bertentangan dengan UU No. 8 Tahun 1981 Pasal 38 tentang Penyitaan yang berbunyi :

Ayat (1), Penyitaan hanya dapat dilakukan oleh penyidik dengan surat izin ketua pengadilan negeri setempat, tepatnya hanya penyidik yang memiliki wewenang untuk melakukan penyitaan, disamping itupun harus adanya surat izin dari Ketua Pengadilan Negeri setempat baik sebelum maupun sesudahnya (dalam keadaan mendesak

dikhusus pada Ayat (2) untuk benda bergerak,” ungkap Andry saat ditemui di Kantor Hukum MAHANAIM Law & Investigation, yang berlokasi di Jl. Gang Macan Daan Mogot Blok A2 No 6, Jakarta Barat.

Dr. Andry  Christian, S.H., S.Kom, M.Th, C.Md, C.L.A, juga melalui Kantor Hukumnya telah mengirimkan Surat Permohonan tertulis resmi kepada CV. CAHAYAMU LPK untuk mengembalikan surat-surat dan/atau identitas pribadi yang ditahan oleh pihak CV. CAHAYAMU Lpk sebagai hak kepemilikan yang seharusnya diterima oleh Klien-nya, Dr. ANDRY CHRISTIAN, S.H., S.Kom, M.Th, C.Md, C.L.A menambahkan, “Kami akan melakukan upaya hukum lanjutan jika surat permohonan ini tidak diindahkah agar Klien kami, si pencari keadilan mendapatkan Keadilan, Kepastian, Manfaat hukum,” ujarnya.

Ironis memang, seorang Idar Gayus tega memperlakukan orang kecil seperti AK, seorang anak yatim piatu, dengan melakukan penahanan KTP dan Ijazahnya, hingga korban tidak bisa mencari pekerjaan

dan ketika awak media kembali mengkonfirmasi kejadian tersebut Idar Gayus terkesan enggan memberi penjelasan terbukti dengan pemblokiran yang dilakukan Idar Gayus terhadap nomor whathsap awak media.

Reporter: Sarwini

 

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :