Debt Collector di Palu Dibacok Hingga Empat Jari Tangan Putus

faktual.net, Palu, Sulteng- Michael Laurens Tamalanga (24) pekerjaan Debt collector FIF menjadi korban penyerangan dengan menggunakan sebilah parang oleh seorang pria bernama Rio Andriawan. Akibatnya empat jari tangan kirinya putus.

Kejadian naas yang dialami Michael ini terjadi sekira pukul 03.00 Wita dinihari hari di Jalan Lekatu, Kelurahan Tawanjuka, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sabtu (8/7-2023).

Kasatreskrim Polresta Palu AKP. Ferdinand, E. Numbery menjelaskan kronologis yang diungkapkan oleh Kapolsek Palu Selatan, AKP Velly kejadian ini bermula saat korban menerima telepon dari seorang temannya bernama Yoga.

“Yoga memberitahukan bahwa nasabah yang menunggak, Moh Fadli, berada di Desa Tinggede. Korban memutuskan untuk mencari nasabah tersebut, namun saat sampai di sana, nasabah tidak berada di rumahnya.Korban kemudian menunggu di depan rumah nasabah tersebut,” tuturnya.

Tiba-tiba, sebut dia, seorang pria menggunakan sepeda motor datang dan mendekati korban.

Pria tersebut, yang diketahui bernama Rio Andriawan (pelaku) langsung menghampiri korban dan mengajukan pertanyaan yang mencurigakan.

Baca Juga :  Operasi Nila Jaya 2024, Ditresnarkoba Polda Metro Berhasil Amankan 5 Kg Sabu dan 20.000 Ekstasi

“Pelaku bertanya, “Ada narkoba di kamu?” Namun, korban dengan tegas membantah dan menjelaskan bahwa dia sedang menunggu seorang teman,” jelas Kasatreskrim.

Pelaku tidak terima dengan penjelasan korban. Dia meminta korban untuk membuka tasnya agar diperiksa di pos polisi terdekat. Tanpa curiga, korban menyerahkan tasnya kepada pelaku. Namun, pelaku malah melarikan diri dengan membawa tas korban.

“Tak mau kehilangan barang berharganya, korban langsung mengejar pelaku. Kedua belah pihak terlibat dalam kejar-kejaran hingga mencapai Jalan Lekatu. Di tempat itu, korban berhasil menghentikan pelaku,” urainya.

Namun, ujar dia, pelaku yang terlihat sangat marah langsung mengeluarkan sebuah parang dan menyerang korban.

“Serangan itu mengakibatkan korban kehilangan empat jari tangan kirinya. Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Samaritan di Jalan Towua, Kota Palu, untuk mendapatkan perawatan medis yang mendesak,” paparnya.

Saat ini, ucap dia, kondisi korban masih dirawat intensif di rumah sakit.

Baca Juga :  Polrestro Jakpus Lakukan Operasi Skala Besar, Tangkap 26 Tersangka Narkoba dan menyita 2 Kg Sabu di Kalipasir

Beruntung, pelaku berhasil ditangkap oleh personel TNI 711 yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian.

Pelaku sekarang berada dalam tahanan di Rutan Polsek Palu Selatan, sedang menunggu proses penyidikan lebih lanjut.

“Kasus ini menjadi perhatian serius bagi Kepolisian Resort Kota Palu, dengan Kapolresta Palu menugaskan Kasat Intelkam Polresta Palu untuk menyelidiki kasus ini lebih lanjut. Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan ini dan membawa pelaku serta pihak terkait lainnya ke pengadilan,” pungkas AKP. Ferdinand.

Reporter: Indra JM, Kaperwil Sulteng

Tanggapi Berita Ini