oleh

BPP Kendari Tingkatkan Produktifitas Pelaku UMKM Lewat Pelatihan Score dan Pengukuran

-Berita, Ekobis-399 views

Faktual.Net, Kendari, Sultra — Balai Peningkatan Produktifitas (BPP) Kendari, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, kembali lakukan Pelatihan Peningkatan Produktivitas Score dan Pengukuran, kepada 40 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), di Kota Kendari, selama lima hari, 9-13 Februari 2021, bertempat di Hotel Liras Syariah Kendari.

Pelatihan Score dan Pengukuran merupakan strategi pendekatan peningkatan produktifitas yang dilakukan secara berkesinambungan, yang memandang organisasi usaha sebagai rangkaian proses terpadu, dengan menggunakan tools dan teknik peningkatan produktifitas secara terpadu. Hal ini diungkapkan Dra. Andi Asriani Koke, MM.

Kepala Unit Pelaksana Tehnis Pusat (UPTP), Balai Peningkatan Produktifitas (BPP), Ditjen Pelatihan dan Produktovitas, Kementerian Ketenagakerjaan RI, saat memberi sambutan pembukaan kegiatan tersebut.

“Indonesia sebagai satu dari dua puluh negara anggota Asian Produktivity Organization atau APO, turut bertanggungjawab untuk meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional, sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa Asia lainnya. Olehnya itu implementasi tersebut dilakukan melalui rangkaian Pelatihan Peningkatan Produktivitas seperti yang dilakukan saat ini,” ungkap Dra Andi Asriani Koke, MM.

Baca Juga :  Wabup Sinjai Perintahkan Gunakan Alat Berat di Kokoe

Tiga strategi yang mendukung tercapainya unsur produktifitas ditekankan oleh Dra. Andi Asriani Koke, MM, yaitu efektifitas dalam mengelola waktu, efisiensi dalam menggunakan dana sebagai modal, serta yang paling utama adalah kualitas produk barang dan jasa yang dihasilkan, contohnya jika produk sudah laris maka jangan mengurangi kualitas.

“Mari saling bahu membahu untuk menuju Indonedia sebagai negara maju tahun 2045, dengan syarat perbaikan attitude, menunda waktu artinya menunda kesuksesan,” ungkap wanita yang telah 35 tahun lebih bergabung di departemen tenaga kerja ini.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dam Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tenggara, La Ode Muhammad Ali Haswandy, SE, M.Si, menyampaikan bahwa Pelatihan Peningkatan Produktifitas ini sinergi yang baik antara BPP dan ketenagakerjaan.

“Kegiatan ini saya kira sangat baik disamping perusahaannya juga muncul wirausaha baru yang dapat menjawab masalah perekonomian di Sulawesi Tenggara. Saya yakin kalau UMKM produktif bisa menyerap lapangan kerja,” ungkapnya.

Peserta pelatihan dibagi dua kelas masing-masing yaitu, kelas Suistaining Competitive and Responsible Enterprise (Score) atau Program Kesinambungan Daya Saing & Tanggung Jawab Perusahaan, diikuti sebanyak 20 orang yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan Score modul I, melanjutkan ke modul 2 dan Pelatihan Pengukuran bagi 20 pelaku usaha baru yang belum pernah mengikuti pelatihan di BPP Kendari.

Baca Juga :  Grand Launching Banten On Time Transportasi Online, Ramah di Kantong Customer

Salah satu pelaku usaha UMKM yang mengikuti pelatihan Score Modul 2 adalah peraih penghargaan Siddhakarya tahun 2020 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yaitu usaha Bagor milik ibu Heru Istawati asal Kendari yang bergerak di bidang usaha Bawang Goreng.

Pelatihan Score bertujuan meningkatkan daya saing dan kesinambungan Usaha Kecil Menengah (UKM) / Industri Kecil Menengah (IKM) melalui peningkatan produktifitas sehingga dapat menciptakan lapangan kerja baru.

Kegiatan pembukaan Pelatihan Peningkatan Produktifitas, dihadiri Ketua Forum Komunikasi (Forkom) Jejaring Produktifitas Sultra, Mahaseng Mustafa, SE, MM, sekaligus membacakan laporan pertanggung jawaban kegiatan, Ketua Forum UKM-IKM Sultra, H. Abdul Hakim, Ketua Apindo Sultra, Muhmmad Suhri, dan Pembinan Yayasan Hermanto, Dra. Hj. Maryam Sanawati, SH. M.H.

Reporter: Wa Ode Deli Yusniati

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :