oleh

BPAN LAI Sorot Proyek Siluman di Sinjai

Faktual.Net, Sinjai, Sulsel – Tim Investigasi Badan Peneliti Aset Negara Lembaga Aliansi Indonesia (BPAN LAI), M. Said Mattoreang sorot proyek Siluman.

Melalui rilisnya, Said Mattorreang menuliskan bahwa dirinya telah menyampaikan aspirasi di Kantor DPRD Kabupaten Sinjai. Rabu (27/10/2021).

Ia geram, maraknya pembangunan dan rehabilitasi bangunan lama yang sudah berjalan pekerjaannya namun diduga tanpa  papan proyek kata lain proyek siluman.

Ada proyek siluman yang di maksud yakni, Pembangunan Dranaise di Kelurahan Samataring, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai yang berjalan 80% dan rehabilitas bangunan lama Pustu Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Sukamaju, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai.

Menurutnya kegiatan tersebut sudah melanggar atau tidak sesuai dengan SOP.

Sebab, setiap pekerjaan diwajibkan memasang papan sebelum memulai satu pekerjaan sebagaimana di atur dalam UU No. 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.

Baca Juga :  Kapolres Semarang Beri Penghargaan Pada 33 Personil Berprestasi

“Kewajiban memasang plang papan nama tersebut, tertuang dalam peraturan Presiden No.54 Tahun 2010 dan Perpres No.70 Tahun 2012 selain itu ada Permen PU No.12 Tahun 2014 tentang pembangunan Dranaise kota, Infrastruktur jalan, dan proyek Irigasi. Namun itu semua tidak dilakukanya” tulisnya.

Saat tim mengkonfirasi salah satu pekerja yang enggan menyebutkan namanya, ia menuturkan tidak mengetahui terkait persoalan itu.

“Untuk masalah itu, kami tidak tau menahu. Kami hanya pekerja,” singkatnya.

Sementara bangunan Drainase di Kelurahan Samataring, Kecamatan Sinjai Timur, saat di konfimasi Lurah Kurniati, ia menuturkan ” maaf pak ini masih proses, belum jadi,” katanya dia.

Hal ini di tanggapi oleh ketua Komisi I DPRD Sinjai, Fachri Matoa dari Partai Gerindra di ruang komisi I DPRD Kabupaten Sinjai. Fachri Matoa selaku penerima aspirasi.

Baca Juga :  Kembali Menang, Putri Banteng Dengan Mudah Taklukan SMA 4 Halut

Sebagai dewan terhormat, Fachri Matoa, berterima kasih kepada teman -teman Aktivis dan LSM, karena menurutnya telah memberikan kontribusi untuk mengawasi pembangunan baik dari penggunaan APBN dan APBD.

“Dengan hadirnya teman teman dari sosial kontrol untuk mengkritisi itu sangat baik. Jadi jangan di tanggapi negatif karena tujuannya pasti baik, ingin melihat pembangunan di daerah lebih berkualitas kedepannya,” ujarnya.

Namun, terkait aspirasi yang telah diterima dan akan ditindaklanjuti kepimpinannya.

“Dan terkait aspirasi ini akan kami laporkan ke pimpinan yang kemudian akan di tindak lanjuti secepatnya,” sambungnya.

Laporan: Sambar.

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :